Teknik Geodesi (?) #1
Saat ini, aku adalah mahasiswi
tahun pertama di Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada.
Teknik geodesi itu jurusan
apa? Kalau muncul pertanyaan itu, sampai sekarang pun aku belum bisa jawab sih,
walaupun ini semester keduaku belajar disana. Jika ada keluarga atau teman yang
bertanya, hanya kujawab itu jurusan yang belajar ilmu pemetaan. "Terus nanti
kerja dimana kamu?" Ya bisa di BPN apa di pertambangan. Kata-kata bisa bekerja
di salah satu instansi pemerintahan atau di bidang yang mendapat bayaran cukup
besar sudah membuat mereka diam dan tidak bertanya lebih lanjut. Jadi, kata-kata
itu yang sekarang menjadi jawaban andalanku.
Sebenarnya apa sih yang
dipelajari di teknik geodesi?
Ini hanya sudut pandangku
sebagai mahasiswa pertengahan semester 2 yang nilainya biasa-biasa saja. Jurusan
ini secara umum belajar tentang surveying, gampangnya sih ilmu pemetaan. Nah,
yang dipelajari pertama adalah pemetaan secara terestris Di sini, kamu akan belajar memetakan suatu
wilayah yang tidak terlalu luas secara langsung menggunakan pita ukur atau bahasa
awamnya meteran ( tapi bukan meteran biasa yang dipakai tukang bangunan). Kamu juga
akan belajar menggunakan alat yang bernama theodolite, alat untuk mengukur
sudut. Keren bukan namanya? Bahkan teman-temanku dari jurusan lain di fakultas
teknik sering penasaran bagaimana menggunakan alat itu.
![]() |
| Salah satu temanku yang sedang praktikum |
Kalau jurusan lain lab nya ada
di dalam ruangan, di jurusan ini lab tidak hanya di dalam ruangan, tapi seluruh
wilayah disekitar kita adalah lab karena saat praktikum kita akan memetakan
langsung di lapangan. Kalau kamu kuliah di Teknik UGM, pasti ada waktu-waktu
dimana kamu bakalan ketemu mahasiswa geodesi dimana-mana. Bahkan sampai agak
menghalangi jalan dengan alat-alat kami.
![]() |
| Waktu itu mengukur melintasi jalan, jadi pita ukurnya sampai "di injak" mobil |
Kalau kamu tertarik dengan
bidang hukum tetapi keterima di jurusan ini? Tenang, disini kita juga belajar
hukum. Yang dipelajari hukum terkait dengan bidang pertanahan. Semisal kamu tertarik dengan programming? Disini juga belajar programming, yaitu tentang Sistem Informasi Geospasial. Tapi aku belum tahu apa
itu secara detail, karena saat ini aku baru mendapatkan mata kuliah Dasar Pemrograman.
Jurusan Teknik Geodesi ini
termasuk cluster infrastruktur loh di Fakultas Teknik UGM. Cluster infrastruktur itu terdiri
dari Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Departemen Teknik Geodesi, dan Departemen
Teknik Arsitektur dan Perencanaan Wilayah. Kalian tahu apa peran jurusanku? Kita
menyediakan data berupa peta, yang akan menjadi dasar perencanaan bagi
departemen lain. Aku sendiri terkadang merasa minder tentang peran jurusanku dibanding
jurusan yang lainnya tadi. Mungkin karena jurusan geodesi ini masih kurang
terpublikasi dibanding jurusan lain. Hingga suatu hari aku menemukan contoh
langsung dari berbincang dengan salah satu kakak tingkat dari jurusan
Perencanaan Wilayah dan Kota yang berkata, “Waktu aku mau ngerjain tugas, aku
minta peta wilayahnya dulu ke geodesi”.
Nantinya kita tidak hanya belajar pemetaan secara langsung, tapi kami akan
belajar cara pemetaan dengan cara lain. Misalnya dengan menggunakan satelit,
atau menggunakan drone. Bahkan kalian bisa memetakan bagian dasar perairan, dari
mulai danau hingga laut.
![]() |
| Ini hasil tugas membuat peta semester 1 lalu |
Ya, itu sedikit ceritaku
mengenai geodesi. Jika kalian adalah salah satu mahasiswa Teknik Geodesi juga,
mohon maaf apabila ada yang salah. Ini hanya pendapat pribadiku sebagai
mahasiswa tahun pertama yang masih perlu belajar.
Sekian postingan kali ini,semoga bisa menginspirasi dan bermanfaat
Terima kasih
Terima kasih




Komentar
Posting Komentar