Dari "Mulai" Hingga "Awal"


Dan pada tanggal 13 Juni 2017, tulisan itu muncul ketika aku mengetikkan nomer pesertaku.

“Selamat! Anda dinyatakan lulus seleksi di Teknik Geodesi, Universitas Gadjah Mada”

Rasa senang karena pada akhirnya namaku terdaftar menjadi mahasisiwi di salah satu perguruan tinggi terbaik di negeri ini. Tapi aku masih bingung dan ragu, apa aku yakin dan akan bertahan disana?  Walaupun aku sudah tahu tentang Geodesi karena guru geografiku sering menyebutnya sejak aku duduk di bangku kelas X, tetapi aku belum mengenalnya.
Bahkan setelah itu, jika teman ataupun saudaraku bertanya, “Sekarang kuliah di jurusan apa?” mereka masih kebingungan mengetahui apa itu Teknik Geodesi, sama seperti halnya aku.

Setelah melalui proses registrasi yang lumayan panjang, sejenak aku melupakan masalah itu dan mulai memikirkan hal lain, Pelatihan Pembelajaran Sukses Bagi Mahasiswa Baru atau biasa disingkat PPSMB. Kalian tahu kan apa itu PPSMB? Dimana kita, mahasiswa baru dikenalkan pada rumah baru yang akan didatangi 3-4 tahun kedepan. Dimana kita, mahasiswa baru saling berkenalan dengan kawan baru yang beragam dan benar-benar dari Sabang sampai Merauke.
Ada beberapa kesan yang masih menempel di ingatanku tentang PPSMB Palapa 2017 lalu. Dari mulai lagu anthem PPSMB Palapa beserta tariannya yang masih teringat hingga sekarang karena setiap hari diputar. Materi yang inspiratif dibawakan oleh dosen dari Fakultas Kedokteran Gigi, Dokter Mayu namanya. Cofas PPSMB Palapa yang sering mengajari kami “Games Pembodohan”, begitu kami semua menyebutnya. Pemandu Armada yang terniat dan perfectionist sepanjang masa. Hingga pada peghujung acara, kami semua dikumpulkan di Lapangan Pancasila dan membentuk formasi logo Universitas Gadjah Mada.

Sekarang, sudah hampir satu bulan aku berada di Teknik Geodesi ini. Tentu sudah banyak pemahaman-pemahaman tentang jurusanku. Karena sejak info day bulan lalu, para mahasiswa baru sudah diberi pemahaman tentang Geodesi. Begitu juga aku, aku yakin insyaAllah jurusan ini memang yang terbaik. Jadi, tunggu aku 4 tahun lagi dan akan kuceritakan kisahku dengan bangga menjadi seorang Geodetic Engginer.

Komentar